6/11/2017

Cara Menjaga Kesehatan Otak

|0 komentar

Menurut peneliti Michael Kane, PhD, dari University of North Carolina, buyarnya konsentrasi ini disebabkan oleh kebosanan, keletihan, dan stres. Untuk menjaga agar otak tetap fokus, berikut beberapa langkah sederhana yg bisa menjadi panduan Anda:

Di tempat kerja Susun jadwal dan buat prioritas. Jika Anda memiliki beberapa daftar tugas, putuskan pekerjaan yg perlu diselesaikan terlebih dahulu dan jauhkan tugas-tugas lainnya dari meja kerja dan layar komputer Anda."Jika jauh dari mata, akan jauh dari pikiran," terang Kane, seperti dikutip situs prevention.com.

Jauhkan memo, e-mail, atau apa pun yg bisa mengingatkan bahwa Anda sedang dikejar berbagai tugas."

Selain itu, bersihkan ruangan kantor atau meja kerja Anda dari hal-hal yg bisa mengalihkan perhatian. 

Cobalah tantang diri Anda dengan memikirkan satu pertanyaan dan secara aktif mengikuti diskusi. Anda kemungkinan ketinggalan sebentar saat memikirkan pertanyaan, tapi Anda akan kembali fokus dengan topik berjalan berikutnya.

Ubah pemandangan. Saat mulai kehilangan konsentrasi, tinggalkan meja kerja dan berjalanlah keluar utk menyegarkan pikiran. Dengan cara ini, otak mengaitkan meja kerja Anda hanya dengan pekerjaan, bukan berkhayal.

Jika tak menyediakan waktu istirahat secara teratur, khususnya saat Anda tak menikmati pekerjaan, maka otak Anda yg akan beristirahat," terang Schooler.
Demikian Cara Menjaga Kesehatan Otak  semoga bermanfaat

Sumber MediaIndonesia.com

Silahkan comentar melalui Facebook

Mengenal Penyakit Menopause Dini

|0 komentar

Menopause dini terjadi karena rentang hidup sistem reproduksi wanita telah berakhir lebih awal, karena ovariumnya berhenti memproduksi estrogen dan progesteron, yaitu hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur siklus reproduksi wanita.Menopause adalah kondisi berhentinya perdarahan dan siklus menstruasi, yang menandai akhir dari masa reproduksi wanita. Menopause umumnya terjadi pada wanita di usia 40-an atau 50-an. Tetapi, tahukah Anda bahwa kini banyak wanita yang mengalami menopause lebih dini. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk tekanan kerja dan stres. Nah, berikut adalah tanda-tanda wanita mengalami menopause dini, seperti dilansir Boldsky.

1. Kekeringan vagina

Ketika mengalami siklus hormonal, vagina akan selalu dilumasi dengan baik. Tetapi jika vagina menjadi kering untuk jangka waktu yang cukup lama, itu bisa berarti Anda telah mendekati menopause.

2. Sensasi terbakar  ( Hot flashes )

Ini adalah tanda yang paling umum dari menopause. Jika Anda masih dalam usia dua puluhan dan merasa seperti telinga Anda terbakar, Anda perlu segera ke dokter.

3. Perubahan suasana hati

Banyak wanita mengalami perubahan suasana hati di mana mereka merasa mudah marah, sedih dan melankolis. Mereka juga sering merasa tertekan dan bahkan memiliki pikiran untuk bunuh diri kadang-kadang.

4. Perubahan pola tidur

Beberapa wanita mengeluhkan bahwa mereka tidak dapat tidur nyenyak karena depresi atau gejolak hormonal. Perubahan pola tidur ini dapat mempengaruhi suasana hati, produktivitas kerja dan juga hubungan pribadi.

5. Gairah seks yang rendah

Pada usia 20-an dan 30-an, dorongan seksual wanita seharusnya sedang berada di puncak. Tetapi jika Anda telah menghindari seks dan membuat banyak alasan untuk mengalihkan perhatian pasangan, Anda perlu segera memeriksakan kadar hormon Anda.

6. Menstruasi tidak teratur

Ketika siklus menstruasi menjadi tidak teratur secara tiba-tiba, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Periode menstruasi yang tidak teratur adalah bukti konklusif dari menopause dini.

7. Rendah kalsium

Ketika tingkat estrogen berkurang dalam tubuh, tulang mulai kehilangan kalsium. Jadi jika Anda mengalami sakit sendi atau tulang yang lemah, itu bisa berarti masa menopause sedang mendekati Anda.

8. Palpitasi

Hormon reproduksi wanita melindungi jantung dari kerusakan. Ketika masa menopause sudah dekat, kondisi itu akan mulai mempengaruhi kesehatan jantung. Palpitasi adalah tanda masalah jantung.

9. Infertilitas

Jika kadar hormon dan menstruasi menjadi tidak teratur, Anda akan memiliki kesulitan untuk hamil. Infertilitas atau ketidaksuburan menjadi hal yang umum di antara wanita yang mendekati menopause dini.

10. Rambut rontok

Folikel rambut akan mengalami kelaparan karena kekurangan pasokan estrogen. Hal ini dapat menyebabkan rambut rontok atau penipisan rambut secara bertahap atau bahkan tiba-tiba. Mungkin juga ditandai dengan rontoknya rambut kemaluan secara bertahap.

Demikian Artikel Mengenal Penyakit Menopause Dini Semoga bermanfaat

Silahkan comentar melalui Facebook

Penyakit Bronchitis Kronis

|0 komentar

Bronchitis adalah penyakit pernapasan dimana selaput lendir pada saluran-saluran bronchial paru meradang. Ketika selaput yang teriritasi membengkak dan tumbuh lebih tebal, ia menyempitkan atau menutup jalan-jalan udara yang kecil dalam paru-paru, berakibat pada serangan-serangan batuk yang disertai oleh dahak yang tebal dan sesak napas.  

Bronchitis suatu penyakit yang ditandai adanya dilatasi (ektasis) bronkus lokal yang bersifat patologis dan menahun. Perubahan bronkus tersebut disebabkan oleh perubahan-perubahan dalam dinding bronkus berupa destruksi elemen-elemen elastis dan otot-otot polos bronkus. Bronkus yang terkena umumnya bronkus kecil, sedangkan pada bronkus yang besar jarang terjadi.

Penderita penyakit bronkitis kronis pada saat yang sama juga biasanya mengalami penyakit emfisema paru, dalam keadaan lanjut penyakit ini sering menyebabkan obstruksi saluran nafas yang menetap yang sering dinamakan cronik obstructive pulmonary disease (COPD). 

Di Indonesia belum ada laporan pasti tentang angka-angka yang pasti mengenai penyakit ini. Kenyataannya penyakit ini sering ditemukan diderita baik oleh laki-laki maupun wanita. Penyakit inipun dapat diderita mulai dari anak sampai orang dewasa.

Untuk menghindari penyakit bronkitis yang lebih parah, kenali ciri-ciri penyakit bronkitis di bawah ini sehingga penanganannya bisa lebih awal, diantaranya adalah :
  • Adanya batuk berdahak yang berlangsung lama
  • Demam, segala macam penyakit kebanyakan menyebabkan demam, hal ini disebabkan terjadinya perlawanan terhadap penyakit oleh imun tubuh.
  • Lemas
  • Berat badan turun
  • Tidak nafsu makan
  • Berkeringat malam
  • Sesak atau nyeri di dada saat batuk
  • Tak jarang batuk juga disertai percikan darah
Ciri-ciri penyakit bronkitis yang paling umum adalah tidak punya nafsu makan dan mengalami demam. Kebutuhan energi yang meningkat tanpa disertai asupan makanan yang cukup tentu menyebabkan tubuh kekurangan energi. Pada orang yang kekurangan gizi, cadangan lemak dan karbohidrat mungkin tidak ada atau tidak mencukupi, sehingga tubuh terpaksa memecah protein dari jaringan otot, misalnya. Akibatnya, pasien akan semakin kurus karena kehilangan massa ototnya.

Namun untuk memastikan diagnosis bawah seseorang menderita penyakit bronkitis, tidak bisa hanya dilihat dari ciri-ciri penyakit bronkitis. Melainkan harus dilakukan pemeriksaan laboratorium, sehingga seseorang bisa diketahui dengan pasti apakah dia menderita bronkitis atau tidak. Pemeriksaan ini dilakukan dengan memeriksa dahak penderita ke laboratorium apakah mengandung kuman atau tidak. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan foto rontgen dada, meskipun ini bukan yang utama.

Demikian Artikel Penyakit Bronchitis Kronis semoga bermanfaat

Sumber dari berbagai referensi...

Silahkan comentar melalui Facebook